Kronju si Makaroni Keju



Yuki kembali lagi dengan postingan kuliner
Eh tapi kenapa postingan Yuki sekarang isinya tentang kuliner semua?
Kan Yuki suka makan (kalo gak makan metong)

Oke ini bermula saat Yuki jalan-jalan ke daerah kampus Undip di Pleburan (Semarang dong yaa) dan baru tahu kalo disana ada acara (entah apa aku juga lupa namanya). Disana ada berbagai macam stand kuliner, pakaian, jilbab, sampai ada stand khusus dari salah satu kegiatan UKM Mahasiswa Undip yaitu Panahan (alias Diponegoro Archery Club). Jadi bayar berapa gitu dapat 6 anak panah yang bisa kita mainkan untuk memanah sasaran yang tepat. Tertarik sih tapi pegang busur panahnya aja berat gimana mau memanahnya. Akhinya Yuki kabur aja daah...(daripada malu gak bisa pake busur panahnya hihihi)

Lupakan soal panah (meski sampai sekarang masih penasaran sih gimana caranya yak biar bisa memanah) Yuki langsung jalan ke stand lain yang jual makanan maupun pernak pernik. Ada satu stand yang unik juga dia jual lampu tidur bentuknya kayak lampion. Ada juga stand yang jual berbagai macam olahan dari jamur, namanya Kinodims (coba cari di Instagram ada deh makanan yang satu ini). Kinodims ini menjual dimsum, lumpia dan nugget dengan bahan campurannya berupa jamur. Nah kenapa jamur hayo...kan bagus buat yang diet hehe biar gak kebanyakan makan daging. Yuki coba yang sudah matang jadi dapat lumpianya, nuggetnya, juga dimsum. Rasanya nggak kalah enak lho dengan yang campuran daging. Buat yang masih penasaran kek apa sih wujudnya? Cari tahu di akun IG mereka ya : https://www.instagram.com/kinodims/?hl=en

Terakhir dan hampir aja pulang lho tiba-tiba tertarik sama penjual makaroni. Sepintas makaroni ini biasa kalau dilihat dari bungkusnya doang. Nah karena penasaran akhirnya coba deh datangi. Makaroni ini ternyata bukan makaroni biasa. Namanya Kronju alias Makaroni Keju. Pas yang dijual disini ada dua rasa makaroninya (katanya ada lagi tapi memang nggak dibawa), rasa Keju Edam dan rasa Pedas. Ada yang belum tahu Keju Edam? Itu tuh yang biasa buat Kastenges yang ditabur diatasnya. Bentuk asli keju ini bulet-bulet luarnya merah kalau dipotong dalamnya kuning. Rasanya kerasa banget kejunya, kalau yang rasa pedas awal mula gak kerasa begitu udah agak lama di mulut langsung kerasa pedesnya (pedesnya telat tapi disana yang bikin nikmat haha). Begini nih penampakan Kronjunya (Yuki cuma beli yang rasa pedesnya aja) :
 
Yang jual Kronju ini namanya Bu Ros, selain jualan Kronju juga jual juice mix dan Yuki dikasih gratisan satu lhoo (wiii nikmat mana yang kau tolak kalau gratisan hahaha) Jusnya namanya Djerdoyan dan pilih yang rasa Buah Naga Mix Jeruk (asem-asem manis gimana gitu rasanya tapi tampilannya merah). Penasaran sama rasanya? Silahkan pesen langsung ya sama Bu Ros bisa sms atau telp ke : 08164891115

Itu tadi hasil jalan-jalan sambil nyemil ala Yuki ya. Selanjutnya mau kemana lagi yaa...?
Oh ya buat kalian yang jual camilan? Makanan? Mau juga diulas disini? Silahkan email Yuki ya....Makasih

My Sister Story : Praktikum ke Karanganyar



Hai semuanya...

Kali ini adek Yuki yang mau cerita. Eeh belum tahu adekku yang mana? Silahkan lihat di postingan INI. Upss...foto lama yak. Dia sekarang sudah kuliah dan sudah tambah cantik tentunya. 

Nah ceritanya Adekku bersama temen-temen sekelasnya dan kelas lainnya dan dosennya dan kakak angkatan pembimbingnya (hitung ada berapa kata “dan” di kalimat ini) mengadakan perjalanan ke daerah Karanganyar, Jawa Tengah. Tujuannya bukan study tour bukan pula KKL ini memang praktikum mengunjungi salah satu pabrik teh disana. Iyes...adekku jurusan Agribisnis dari Universitas Diponegoro dan kalian tahu lah anak-anak Agribisnis memang diharuskan tahu bagaimana analisa sebuah perusahaan yang produknya berasal dari tanaman pertanian maupun perkebunan, binatang ternak, bahkan ikan atau hasil tangkapan laut lainnya (luas ya agribisnis itu).

Berangkat dari FPP (Fakultas Peternakan dan Pertanian) UNDIP Semarang naik bis khusus dari Universitas. Sempat ada kejadian lucu saat melewati tol Banyumanik kecepatan bis antara 40-60 km/jam (Berasa naik odong-odong kata adekku) dan melewati dijalurnya bis beneran nggak berani ngebut (pokoknya taat aturan banget sama papan2 yang ada di jalan tol itu). Tapi lama2 mulai ngebut juga (iyalah kalo nggak ya bisa sampe ke Karanganyar tahun depan) dan sampai lah ke Karanganyar di pabrik Teh Gardoe alias PT Gunung Subur Sehat. Kalau kalian belum familiar dengan Teh Gardoe kalian pastinya tahu Teh Hijau Cap Kepala Jenggot (itu sdh masuk ke minimarket maupun supermarket) nah itu juga salah satu produknya.

Oleh-oleh dari pabrik Teh Gardoe
Pertama kali sampai sudah disambut oleh pihak managernya. Ada penjelasan dikit mengenai pabrik ini. Termasuk dijelaskan macam-macam produk, sejarahnya, K3 keselamatan kerja seperti apa. Usai penjelasan singkat itu, adekku dan temen-temennya diajak keliling sama mbak satpamnya yang cantik (tapi jangan main-main sama dia, cantik gitu SATPAM lhoo...). Dijelaskan mengenai proses agar daun tehnya bisa siap diseduh. Nah di bagian packaging kemasan kertas di pabrik itu pegawainya Ibu-ibu tua. Lho kenapa kok ibu-ibu semua? Tujuannya untuk membantu ibu-ibu yang kekurangan dalam segi ekonomi tetapi masih mampu bekerja dan dalam kondisi sehat. Puas berkeliling diajak makan di tempat khusus dan menu makanannya sop makaroni, nasi, tahu. Pas mau pulang diberi bingkisan 2 produk dari Teh Gardoe serta leaflet produk-produk lainnya dari perusahaan ini.

Lanjut perjalanan ke Candi Sukuh. Perjalanan lumayan lama belum lagi jalanan yang menanjak sampai bis nya nggak kuat. Akhirnya terpaksa AC dalam bis dimatikan barulah bis kuat menapaki jalan tanjakan. Rasanya lega ketika sdh sampai kompleks kawasan candi. Setiap orang diberi kain kotak2 hitam putih untuk dikenakan dibawah pinggang. Candi Sukuh ini kalau kalian tahu bentuknya seperti kuil milik Suku Maya (lihat bagian atasnya). Ada prasasti di kawasan kompleks candi itu berupa relief dan ada patung seperti manusia berkepala dan bersayap elang ada sapi dll dan sayangnya patung itu kepalanya hilang. sayangnya lagi tdk ada guide tour dan saat pulang saja harus menunggu sampai kabutnya tdk begitu tebal. 
 
Candi Sukuh

Hayo tebak...adekku yang mana?

Makan malam di rumah makan daerah Karanganyar juga (Adekku lupa namanya) dan akhirnya Adekku memesan fried chicken (yg lebih murah, maklum masih mahasiswa jd kudu irit yak). selesai makan barulah perjalanan dilanjutkan menuju ke Semarang.

Note : Adekku pulang, Yuki sudah tepar di kasur jadi cerita ini baru diceritakan keesokan harinya.

Rider Sejati : Kemana-mana Selalu Naik Sepeda Motor



Ceritanya waktu itu....

Pas lagi pengennya liburan okelah ke Jogja. Pengen naik motor sendiri eh tapi dicegah sama mamaku. Pokoknya naik bis aja biar aman, kata mama. Jujur aja nggak suka kalau naik bis cuma duduk lihat pemandangan trus makan snack dan...tidur. Dimana petualangannya?? Enak kan naik motor bisa sambil berhenti sebentar ntar jalan lagi menikmati AC (angin cemilir cemilir) eh ntar lihat apa sesuatu yang menarik bisa berhenti sebentar. Telp bulek di Jogja pun jawabannya sama seperti mamaku : Udah, naik bis aja mbak malah enak (Hiks, nggak ada yang belain Yuki buat naik motor).

Akhirnya Yuki beneran naik bis dah. Untungnya nggak begitu ramai penumpangnya dan sengaja pilih kursi yang gak ada siapapun disebelahnya. Lumayan kalau mau selonjoran juga bisa. Nah ya kan baru melewati separo perjalanan udah bosen. Memang jiwa rider nggak bisa dibohongi kalau sudah nyaman naik motor ya naik motor dah. Setelah melewati perjalanan yang membosankan, sampai juga di Jogja. Ternyata sudah ditunggu sama bulekku di terminal. Yuki kelihatan banget kaya’ orang mudik turun dari bis. Bayangkan aja tas koper, tas kecil buat pergi, terakhir tas kresek isi snack. Iya jadi Yuki punya kebiasaan sejak kecil dimana kalau pergi ke luar kota selalu bawa tas kresek isinya makanan ringan berbagai macam jenis.

Saat di mobil, bulek antusias banget tanya-tanya aku udah kerja lagi apa belum, soal buku terbitan pertamaku, dan lain-lain. Sampai akhirnya bulek bilang bahwa seneng kalau aku ke Jogja. Besoknya bulek sudah harus ke Jakarta karena ada acara penting sekaligus menemani Om ku disana. Jadi....bulek mau nitipin rumah ke aku juga sekaligus jagain sepupuku. Well kurasa sepupuku bukan lagi bayi mengingat mereka sudah SMA dan yang satunya lagi sudah kuliah. And the problem is....sepupuku yang kuliah besok ada acara di kampus dan dia tidak bisa naik motor apalagi diminta naik bis sumpah dia nggak tahu harus naik jurusan apa. Bulek memintaku untuk mengantar dan jemput dia pakai taksi.

What?? PP Pakai Taksi
Ya iya sih dibayarin tapi nggak gitu juga
Belum kalau macet ntar gimana
Belum nunggunya
Satu lagi...sepupuku suka lama kalau mandi
Satu-satunya memang harus naik motor biar cepet diperjalanan

Diam-diam dah Yuki searching rental sepeda motor di Jogja yang oke itu apa sih. Nah muncul banyak juga situsnya tapi yang mana ya yang oke...? Setelah cukup lama memperhatikan layar smartphone ku akhirnya pakai cara milih anak-anak dah. Si si si apa yang tak piiiiliiiiih....Hap! Pilihan jatuh di situs www.rentalmotoryogyakarta.com. Mari kita coba lihat ulasan dan cara sewa motornya.


Ada banyak ulasan mengenai sepeda motor yang disewakan. Yuki scroll kebawah dan ternyata cukup jelas juga mengenai tata cara penyewaan motor disini . Tapi kenapa cuma motor matic ya padahal Yuki nggak bisa naik matic. Nggak mungkin juga kalau sewa motor cuma matic doang. Yuki cari lagi ternyata ketemu juga satu postingan yang menyebutkan bahwa mereka menyewakan motor manual. Yess!! Ada sip dah. Simpan dulu nih link nya biar kalau pas nggak ada bulek bisa telp.

Singkat cerita akhirnya makan malam sambil membicarakan mengenai acara bulek besok ke Jakarta jam 9 dari Jogja. Bulek menitipkan pesan supaya nggak buat gaduh dirumah. Sepupuku yang masih SMA diminta kalau pulang ya pulang kerumah jangan main. Bulek juga bilang sama sepupuku yang satunya kalau nanti aku yang antar dia ke kampus naik taksi (padahal udah rencana mau sewa motor hehe). Selesai makan aku dan sepupuku langsung naik ke lantai dua. Ini waktunya lazzy time dah mau nonton tv sepuasnya silahkan, tapi aku memilih masuk kamar. Mau menelepon jasa sewa motor[ yang tadi sore barusan Yuki browsing.
Motor manual juga ada gak cuma matic


Nggak perlu nunggu waktu lama langsung dijawab sama customer servicenya. Aku tanya ini kantornya di daerah mana karena takutnya kalau terlalu jauh susah aksesnya. Eh ternyata mereka malah menawarkan motornya buat diantar ke rumah bisa. Mau banget dong dan langsung saja kasih alamat rumah bulekku buat deal dan besok akan ada petugas khusus yang antar motornya kemari.

“Mbak kamu telp siapa?” Langsung rasanya pengen loncat dari tempat tidur begitu dengar suara sepupuku. Ternyata dia penasaran dan mencariku karena sedari tadi aku nggak ikutan nonton sama mereka.
“Sst...jangan bilang siapa-siapa ya apalagi mama mu. Besok mbak antar kamu ke kampus naik sepeda motor aja. Biar lebih cepat.”Bisikku dan sontak sepupuku langsung bilang “YESS!!” cukup keras sampai aku harus menutup mulutnya biar nggak kedengeran mamanya (Bulekku).

Esoknya bulekku langsung berangkat cepat biar nggak terlambat ke bandara. Pas 10 menit setelah bulekku berangkat. Ada crew dari Rental Motor Yogyakarta datang sambil membawa motor Supra yang sudah Yuki booking. Iya sengaja pilih Supra kan biar sama kaya’ motor di rumah Semarang. Sambil menunggu sepupuku yang masih mandi, aku urus kelengkapannya dulu karena buat sewa motor harus ada jaminan berupa 3 identitas asli. Nah aku pilih E-KTP, NPWP dan SIM A ku (karena SIM C kan dibawa). Sekaligus pinjam helm dan jas hujan buat jaga-jaga biar aman walau hujan turun.

“Mbak...”Kata Sepupuku setelah selesai mandi
“Apa?” Tanyaku.
“Aku lupa kalau hari ini kuliahnya dimajukan nggak jam 11 tapi jam 10 hehe...”Kata Sepupuku.

Walayong!! Kenapa juga baru bilang sekarang?? Langsung dah nggak sempet pakai make up cukup pakai jaket, jilbab, celana panjang dan go ke kampusnya sepupuku di UGM. Sepupuku nggak ngira kalau aku nyetir memang ngebut. Lagian juga dia baru bilang kalau kuliahnya jamnya mundur.

“Jangan cepet-cepet mbak...!!” Teriaknya yang tetap saja Yuki kurang dengar karena bersaing dengan suara angin menderu.
“Kamu sih baru bilang kalo kuliahnya mundur. Nanti telat lho...nanti nggak boleh masuk sama dosenmu!!” Balasku.

Nah iya kan cepet juga sampai di kampusnya sepupuku. Entah bentuk dia udah nggak karuan hahaha rambutnya berantakan. Rasanya mau ketawa lihat penampilan dia tapi Yuki minta dia rapikan dulu rambutnya di toilet.

“baru kali ini diboncengin naik sepeda motor. Sempet deg-degan mbak tapi seru. Ntar di jemput kan?”Tanya sepupuku.
“Iyalah kan aku udah janji sama mamamu buat jemput. Telp apa Line aku ya kalau udah mau pulang.”Kataku.

Nah mumpung naik motor nih bisa jalan-jalan kemana aja bebas. Oh ya buat temen-temen yang mau ke Jogja atau yang sudah di jogja bingung nggak ada motor bisa sewa langsung di Rental Motor Yogyakarta. Kantornya strategis depan Stasiun Kereta Api Lempuyangan. Mau sewa juga motornya diantar dan dijemput secara gratis ke kos, tempat penginapan atau ke rumah kita. Enak kan sewa motor nggak usah rempong gitu

Catatan Yuki

Its about Yuki and her life

Powered by Blogger.

New from Yuki

Hai semuanyaa...

Yuki membuka ruang khusus untuk siapa saja yang mau berinteraksi langsung melalui E-mail. Kalian boleh ngapain aja (asal jangan ngelamar Yuki lewat email yah, langsung ke rumah aja hahaha) Curhat, cerita panjang lebar, atau yang mau konsul tarot juga boleh silahkan.

Untuk yang Curhat atawa cerita panjang lebar bisa kapan aja Yuki balas

Buat yang mau konsul tarot sesuai janjian ya tidak bisa dadakan. No Free ya guys

Silahkan Yuki tunggu di : yuki.wolverine@gmail.com

Argyle Creme Template © by beKreaTief | Copyright © Catatan Yuki